Laman

Selasa, 10 Januari 2017

Mengembalikan Konsistensi Membaca Buku


source: http://www.tumblr.com

Selama setahun kemarin, saya mengaku saya jarang membaca buku. Dari awal tahun baru 2016, saya meniatkan diri membaca 30 buku. Bukan angka yang besar, saya tahu. Saya menyadari waktu membaca saya sedang tidak maksimal, sehingga saya hanya menyertakan angka 30 dalam ‘Tantangan Membaca Goodreads 2016’. Saya hanya ingin saya tetap membaca buku, itu saja.
 

Namun, bukannya rutin membaca dua sampai tiga buku setiap bulannya, saya justru hanya banyak membaca di awal tahun saja. Lalu ada kekosongan membaca berbulan-bulan. Di pertengahan tahun, saya jadi rajin lagi, kemudian malas lagi. Begitulah. Padahal, saya memiliki banyak buku baru yang tersusun di rak menanti dibaca. Hanya saya lirik satu dua halaman, lalu terlupakan oleh kegiatan lain kemudian.

Senin, 02 Januari 2017

Semangat Baca-Tulis di 2017

Selamat tahun baru 2017!

Bagaimanapun, mari kita lupakan bahwa blog ini pernah sangat amat jarang diperbaharui karena kesok-sibukan pemiliknya. Yah, rupanya kuliah, organisasi, dan main kesana kemari sangat menghabiskan waktuku untuk menulis. Padahal, kerjaan di kuliah dan organisasi juga nulis-nulis aja sih. Hihii..

Well... Mari kita buka lembaran baru. Seperti kutipan yang akhir-akhir ini ramai di media sosial ini.

Jumat, 28 Oktober 2016

Sudahkah Kita Menjunjung Bahasa Persatuan?



Bahasa. - (anaksantai.com)
Diktum ketiga Sumpah Pemuda berbunyi : “Kami Poetra dan Poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia”. Pernyataan ketiga ini sungguh menarik untuk dikaji. Mengapa disebutkan ‘menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia’, alih-alih ‘mengaku berbahasa yang satu, bahasa Indonesia’ sehingga dapat senada dengan dua pernyataan sebelumnya?